Tak hanya penghias
mata..
Ternyata kau juga penghias ranjang bagi para gladiator malam..
Yang selalu siap menghunuskan pedang ke arahmu..
Dengan kegagahan dan kekuatannya..
Akan bertarung denganmu dalam permainan sesaat tanpa cinta..
Penuh peluh dan nafsu..
Buradu serasi dalam gerakan yang harmonis dan teratur..
Tak ada satupun penonton dalam pertarunganmu..
Dalam sepi dan remang cahaya yang menghiasi..
Hanya erangan kenikmatan samar terdengan di telinga..
Hembusan nafas sengal-sengal yang teratur..
Dan tetesan peluh yang menyelimuti tubuh..
Saksi bisu pertarungan malam itu..
Pertarungan sepi tanpa mata..
Ternyata kau juga penghias ranjang bagi para gladiator malam..
Yang selalu siap menghunuskan pedang ke arahmu..
Dengan kegagahan dan kekuatannya..
Akan bertarung denganmu dalam permainan sesaat tanpa cinta..
Penuh peluh dan nafsu..
Buradu serasi dalam gerakan yang harmonis dan teratur..
Tak ada satupun penonton dalam pertarunganmu..
Dalam sepi dan remang cahaya yang menghiasi..
Hanya erangan kenikmatan samar terdengan di telinga..
Hembusan nafas sengal-sengal yang teratur..
Dan tetesan peluh yang menyelimuti tubuh..
Saksi bisu pertarungan malam itu..
Pertarungan sepi tanpa mata..
0 komentar:
Posting Komentar